Bivak ala anak pramuka bartim

Bivak. Sekilas kata tersebut mungkin bagi yang pernah mendengarnya mengartikan bahwa tenda darurat atau tempat bernaung ala survival. Di Bartim, khususnya di Dusun Tengah, acara kegiatan pramuka sering mengadakan acara persami, tetapi persaminya tidak menggunakan tenda melainkan menggunakan bivak. Tetapi acara seperti ini khususnya di Dusun Tengah yang pernah mengadakan kemah menggunakan Bivak adalah hanya di SMA 1 Dusun Tengah. Tetapi kalu di ruang lingkup Barito Timur memang sudah banyak menggunakan kemah seperti ini, contohnya adalah kegiatan pelantikan anggota saka bhayangkara cabang Barito Timur. Kemah Bivak ini hanya golongan tingkat penegak saja yang mengadakanny, tetapi untuk golongan penggalang atau siaganya belum pernah melaksanakan kemah bivak ini. Berikut adalah foto-foto bivak ala anak pramuka Bartim.

Di sini (Bartim) bivaknya hanya masih menggunakan jas hujan atau ponco dan belum pernah mengadakan kemah bivak alam atau meggunakan tumbuh-tumbuhan atau rerumptutan. Jadi semoga kegiatan-kegiatan seperti dapat memajukan pramuka Bartim Khususnya Dusun Tengah.

Jaya selalu pramukaku…!

Iklan

3 Komentar

  1. _ BiVak ku gede… dan rapi. yang ada gantungan baju baret sama pramuka diatasnya. Mantab

  2. […] Bivak darurat via irwanmuhamad.wordpress.com […]

    • terimakasih gan atas masukannya… 😀 dan terima kasih sudah berkunjung (Y)


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

  • facebook

  • Follow irwanmuhamad on WordPress.com
  • TRANSLATE

    English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
  • free counters
  • %d blogger menyukai ini: